Beberapa tahun
mendatang, manusia dihadapkan pada kekurangan sumber energi jika kita tetap
menggunakan bahan bakar fosil sebagai sumber energi untuk berbagai keperluan
dari keperluan rumah tangga hingga untuk perusahaan.
Terlebih lagi
Indonesia yang memiliki penduduk terbesar setelah Cina, India dan Amerika
Serikat. Penduduknya sebagian besar menggunakan bahan bakar fosil seperti
premium dan solar untuk bahan bakar kendaraan bermotor, pembangkit tenaga
listrik dan lain sebagainya. Jika tidak segera berbenah, maka beberapa tahun
mendatang sumber daya energi kita akan habis, dan anak cucu kita tidak bisa
menikmatinya lagi.
Oleh sebab itu,
saat ini sedang dikembangkan berbagai penelitian mengenai sumber daya
alternatif pengganti bahan bakar fosil
- Tenaga Nuklir.Walaupun pendirian pembangkit
listrik tenaga nuklir sering di protes oleh masyarakat, tetapi sebenarnya
proses reaksi nuklir terkendali ini bisa menjadi sumber energi alternatif
yang memiliki potensi amat besar. Proses nuklir itu dikenal sebagai reaksi
fisi. Pada pembangkit listrik tenaga nuklir, panas yang dihasilkan oleh
reaksi fisi digunakan untuk menguapkan air. Uap yang dihasilkan kemudian
digunakan untuk menggerakkan generator yang kemudian menghasilkan listrik.
- Energi Biomassa. Biomassa adalah bahan organik
yang dihasilkan melalui proses fotosintetik, baik berupa produk maupun
berupa buangan. Contoh biomassa antara lain adalah tanaman, pepohonan,
rumput, ubi, limbah pertanian, limbah hutan, tinja, dan kotoran ternak.
Biomassa juga sering digunakan untuk bahan pangan, pakan ternak, minyak
nabati, bahan bangunan dan sebagainya, biomassa juga digunakan sebagai
sumber energi atau bahan bakar. Sumber energi biomassa mempunyai beberapa
kelebihan, antara lain merupakan sumber energi yang dapat diperbaharui
(renewable) sehingga dapat menyediakan sumber energi secara
berkesinambungan (suistainable).
- Gas Alam. Saat ini gas alam sudah menjadi
sumber energi alternatif yang banyak digunakan oleh masyarakat dunia untuk
berbagai keperluan, baik untuk perumahan, komersial maupun industri. Dari
tahun ke tahun penggunaan gas alam mengalami peningkatan. Hal ini karena
banyaknya keuntungan yang didapat dari penggunaan gas alam dibanding
dengan sumber energi lain. Energi yang dihasilkan gas alam lebih efisien,
serta penggunaannya jauh lebih bersih dan sangat ramah lingkungan sehingga
tidak menimbulkan polusi terhadap lingkungan. Selain itu, gas alam juga
mempunyai beberapa keunggulan lain, seperti tidak berwarna, tidak berbau,
tidak korosif, dan tidak beracun. Sebelum digunakan sebagai sumber energi,
gas alam biasanya dikompresi terlebih dahulu hingga berubah wujud menjadi
cair.
- Panas Bumi. Panas bumi adalah sumber energi alternatif yang ekonomis, dapat diandalkan, dan ramah lingkungan. Panas bumi juga merupakan sumber energi yang dapat diperbarui sehingga bebas dari isu kelangkaan.Panas bumi adalah energi yang diekstraksi dari panas yang tersimpan di dalam Bumi. Energi panas bumi ini berasal dari aktivitas tektonik di dalam Bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Panas ini juga berasal dari panas matahari yang diserap oleh permukaan Bumi. Sekitar 10 Gigawatt pembangkit listrik tenaga panas bumi telah dipasang di seluruh dunia pada tahun 2007, dan menyumbang 0,3 persen total energi listrik dunia.
- Tenaga Air. Tenaga air atau hydropower
adalah energi yang diperoleh dari air yang mengalir. Pada dasarnya, air di
seluruh permukaan Bumi ini bergerak atau mengalir. Tenaga air yang
memanfaatkan gerakan air biasanya didapat dari sungai yang dibendung. Pada
bagian bawah bendungan tersebut terdapat lubang-lubang saluran air. Pada
lubang-lubang itu terdapat turbin yang berfungsi mengubah energi kinetik
dari gerakan air menjadi energi mekanik yang dapat menggerakan generator
listrik. Energi listrik yang berasal dari energi kinetik air disebut
hydroelectric. Tenaga air merupakan sumber energi terbarukan sekaligus
ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah.
- Tenaga Angin. Angin juga dapat diolah
menjadi sumber energi alternatif. Melalui penggunaan baling-baling atau
kincir, tenaga angin disalurkan ke dalam turbin dan diolah menjadi
listrik. Kebanyakan tenaga angin moderen dihasilkan dalam bentuk listrik
dengan mengubah rotasi dari pisau turbin menjadi arus listrik dengan
menggunakan generator listrik. Pada kincir angin, energi angin digunakan
untuk memutar peralatan mekanik untuk melakukan kerja fisik, seperti
menggiling gandum atau memompa air. Tenaga angin digunakan dalam ladang
angin skala besar untuk penghasilan listrik nasional dan juga dalam turbin
individu kecil untuk menyediakan listrik di lokasi yang terisolir. Tenaga
angin banyak jumlahnya, tidak habis-habis, tersebar luas, bersih, dan
merendahkan efek rumah kaca.
- Tenaga Matahari. Tenaga matahari atau tenaga
surya adalah energi yang didapat dengan mengubah panas matahari melalui
peralatan tertentu menjadi sumber pembangkit daya. Tenaga matahari kini
umum digunakan sebagai pembangkit listrik. Pembangkit listrik tenaga surya
(PLTS) adalah pembangkit listrik yang mengubah energi matahari menjadi
energi listrik. Pembangkitan listrik bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu
secara langsung menggunakan photovoltaic dan secara tidak langsung dengan
pemusatan energi matahari. Photovoltaic mengubah secara langsung energi
cahaya menjadi listrik menggunakan efek fotoelektrik. Sedangkan pemusatan
energi matahari menggunakan sistem lensa atau cermin dikombinasikan dengan
sistem pelacak untuk memfokuskan energi matahari ke satu titik untuk
menggerakan mesin kalor. Di Indonesia, PLTS terbesar pertama terletak di
Pulau Bali, tepatnya di daerah Karangasem dan Bangli. PLTS ini telah
dioperasikan sejak Februari 2013.
- Energi Gelombang Laut. Energi gelombang laut adalah
energi yang dihasilkan dari pergerakan gelombang laut menuju daratan dan
sebaliknya. Beberapa negara di dunia, seperti Jerman dan Jepang, sudah
memanfaatkan energi tersebut untuk menghasilkan listrik dan
mendistribusikannya ke rumah-rumah. Pembangkit listrik gelombang laut juga
dikembangkan di lepas pantai Australia Selatan. Dari pemanfaatan energi
tersebut, Australia dapat mendistribusikan listrik sekitar 500 rumah yang
berada di daerah Selatan Sydney. Pemanfaatan energi gelombang laut juga
ramah lingkungan, tidak seperti BBM yang menimbulkan polusi udara. Namun,
memang tidak dipungkiri bahwa pengadaan alat untuk merealisasikan
pembangkit listrik tenaga gelombang laut memang mahal dan sangat sulit
perawatannya.
- Energi Pasang Surut. Energi pasang surut atau tidal
energy adalah energi yang dihasilkan dari pergerakan air laut akibat
perbedaan pasang surut. Energi pasang surut merupakan energi yang
terbarukan. Prinsip kerjanya sama dengan pembangkit listrik tenaga air,
dimana air dimanfaatkan untuk memutar turbin dan menghasilkan energi
listrik. Seperti energi dari gelombang laut, energi pasang surut juga
belum banyak digunakan. Namun, para ahli melihat pasang surut sebagai
sumber energi alternatif yang menjanjikan di masa depan. Pasang surut
dianggap menjanjikan karena mudah diprediksi tidak seperti energi matahari
dan angin. Salah satu faktor utama yang membuat teknologi pasang surut
belum banyak diterapkan adalah biaya yang tinggi serta langkanya daerah
yang memiliki perbedaan pasang surut besar. Selain itu, masalah lain dalam
memperluas penggunaan pemanfaatan energi ini adalah dampak negatif yang akan
terjadi pada lingkungan laut. Pembangkit listrik dari gelombang laut juga
berpotensi mengganggu usaha penangkapan ikan yang dilakukan oleh para
nelayan.